Vietnam menangkap tersangka di balik layanan pembajakan anime HiAnime
bleepingcomputer. com 7 Juli 2026 PT Shazfatech Digital Solution

Vietnam menangkap tersangka di balik layanan pembajakan anime HiAnime

​Pihak berwenang Vietnam telah menangkap dan mengadili tujuh tersangka yang diyakini menjalankan HiAnime, layanan streaming pembajakan anime terbesar sebelum ditutup pada bulan Juni.

2 menit baca Security 2 kali dibaca

Sumber: bleepingcomputer. com

Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam perkembangan keamanan siber. ​Pihak berwenang Vietnam telah menangkap dan mengadili tujuh tersangka yang diyakini menjalankan HiAnime, layanan streaming pembajakan anime terbesar sebelum ditutup pada bulan…

​Pihak berwenang Vietnam telah menangkap dan mengadili tujuh tersangka yang diyakini menjalankan HiAnime, layanan streaming pembajakan anime terbesar sebelum ditutup pada bulan Juni.

HiAnime menyediakan akses ke perpustakaan besar anime dengan subtitle dan dubbing bahasa Inggris tanpa biaya berlangganan, menarik beberapa ratus juta pengunjung setiap bulannya dan untuk sementara melampaui platform streaming legal seperti Disney+ dan Crunchyroll dalam lalu lintas web antara akhir tahun 2024 dan 2025.

Setelah menjadi sangat populer, HiAnime juga dimasukkan ke dalam Daftar Pengawasan Pemalsuan dan Pembajakan Komisi Eropa dan daftar Pasar Terkenal Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR).

​Aliansi untuk Kreativitas dan Hiburan (ACE), sebuah koalisi yang terdiri dari lebih dari 50 perusahaan media dan hiburan, termasuk studio film dan jaringan televisi terbesar di dunia, yang berfokus pada penutupan layanan streaming ilegal, mengonfirmasi tindakan penegakan hukum tersebut pada hari Kamis dan berterima kasih kepada pihak berwenang AS atas dukungan mereka selama penyelidikan multi-tahun yang berujung pada penangkapan para tersangka.

​"ACE memuji tindakan Kementerian Keamanan Publik (MPS) Vietnam, khususnya C03, Departemen Investigasi Kejahatan Ekonomi, dan A05, Departemen Keamanan Siber dan Pencegahan Kejahatan Teknologi Tinggi, dalam menangkap dan mengadili tujuh operator yang diyakini berada di balik Hianime dan layanan pembajakan terkait," kata Aliansi untuk Kreativitas dan Hiburan pada hari Kamis.

“ACE juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para mitranya, Investigasi Keamanan Dalam Negeri dan Departemen Kehakiman A. S. , atas dukungan mereka yang tiada henti dalam penyelidikan dan tindakan multi-tahun ini. ACE berharap dapat terus mendukung MPS dan lembaga-lembaga terkait, dan bekerja lebih erat lagi dengan mereka dalam tindakan di masa depan terhadap layanan pembajakan.”

Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di perkembangan keamanan siber dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.

Baca sumber asli dari bleepingcomputer. com