Valve akan menghentikan kartu hadiah Steam fisik pada akhir tahun 2026 karena penipu
tomshardware. com 10 Juni 2026 PT Shazfatech Digital Solution

Valve akan menghentikan kartu hadiah Steam fisik pada akhir tahun 2026 karena penipu

Valve mengakhiri salah satu opsi pembayaran terlama di Steam. Di halaman dukungan Steam resminya, perusahaan telah mengonfirmasi bahwa mereka akan menghentikan kartu hadiah Steam pada akhir tahun 2026.

3 menit baca Komponen PC 1 kali dibaca

Sumber: tomshardware. com

Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam perkembangan komponen dan performa PC. Valve mengakhiri salah satu opsi pembayaran terlama di Steam.

Valve mengakhiri salah satu opsi pembayaran terlama di Steam. Di halaman dukungan Steam resminya, perusahaan telah mengonfirmasi bahwa mereka akan menghentikan kartu hadiah Steam pada akhir tahun 2026. Perusahaan tidak akan lagi mengisi ulang kartu hadiah fisik di toko ritel dan memperkirakan stok yang ada akan habis pada akhir tahun. Pelanggan yang memiliki kartu hadiah Steam akan tetap memenuhi syarat untuk menukarkannya kapan saja, sesuai dengan hukum setempat yang berlaku.

Bagi mereka yang tertarik untuk mendapatkan salah satu kartu hadiah Steam fisik yang tersisa, beberapa pengecer masih memiliki stoknya, termasuk Best Buy. Pengguna yang lebih memilih memberikan dana Steam Wallet masih dapat membeli dan mengirim kartu hadiah Steam digital langsung melalui Steam, artinya opsi pemberian hadiah itu sendiri tidak akan hilang, hanya kartu ritel fisik yang akan dihapuskan.

Menurut Valve, sejak peluncuran kartu hadiah Steam fisik pada tahun 2012, semakin banyak penipu yang menggunakannya untuk menipu korban yang tidak menaruh curiga. Selama bertahun-tahun, perusahaan telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi masalah ini, termasuk bekerja sama dengan pengecer dan lembaga penegak hukum, menambahkan peringatan pada kartu hadiah, membatasi penukaran mata uang Steam Wallet pengguna, dan bahkan menghapus kartu dari penjualan di wilayah di mana aktivitas mencurigakan terdeteksi.

Sayangnya, penipu terus beradaptasi meskipun ada perlindungan ini. "Seiring dengan semakin banyaknya pembatasan yang kami terapkan, para penipu telah beradaptasi. Mereka terus berdampak pada pelanggan Steam dan individu lain yang tidak menaruh curiga. Jadi kami membuat keputusan sulit untuk mengakhiri program Steam Gift Card di toko ritel," catat perusahaan tersebut.

Keputusan Valve ini diambil hanya beberapa minggu setelah mereka memperkenalkan sistem berbasis reservasi untuk Steam Controller yang baru diluncurkan untuk memerangi calo dan bot otomatis. Pengontrol seharga $99 terjual habis segera setelah pre-order dibuka, dengan beberapa unit dengan cepat muncul di eBay dengan harga $300. Sebagai tanggapan, Valve membatasi reservasi untuk akun Steam yang memenuhi syarat dengan riwayat pembelian dan reputasi yang baik, membantu memastikan pelanggan asli mendapat prioritas dibandingkan pengecer.

Ikuti Tom's Hardware di Google Berita, atau tambahkan kami sebagai sumber pilihan, untuk mendapatkan berita, analisis, & ulasan terbaru kami di feed Anda.

Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di perkembangan komponen dan performa PC dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.

Baca sumber asli dari tomshardware. com