Ubuntu 26. 10 menghentikan dbus-daemon setelah 22 tahun dijalankan sebagai default
omgubuntu. co. uk 12 Juli 2026 PT Shazfatech Digital Solution

Ubuntu 26. 10 menghentikan dbus-daemon setelah 22 tahun dijalankan sebagai default

Ubuntu 26. 10 menggantikan implementasi D-Bus untuk pertama kalinya sejak tahun 2004, menukar dbus-daemon dengan dbus-broker – sebuah perubahan yang mungkin tidak disadari oleh pengguna akhir.

2 menit baca OS Linux 1 kali dibaca

Sumber: omgubuntu. co. uk

Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam ekosistem Linux. 10 menggantikan implementasi D-Bus untuk pertama kalinya sejak tahun 2004, menukar dbus-daemon dengan dbus-broker – sebuah perubahan yang mungkin tidak disadari oleh pengguna…

Ubuntu 26. 10 menggantikan implementasi D-Bus untuk pertama kalinya sejak tahun 2004, menukar dbus-daemon dengan dbus-broker – sebuah perubahan yang mungkin tidak disadari oleh pengguna akhir.

Ubuntu telah menggunakan dbus-daemon sebagai bus pesan default sejak rilis pertamanya 22 tahun lalu. Dimulai dengan Ubuntu 26. 10, ia beralih ke dbus-broker untuk kedua bus – tapi apa bedanya?

Paket dbus-daemon adalah implementasi referensi D-Bus, yang telah digunakan Ubuntu sejak tahun 2004. Meskipun stabil dan terdokumentasi dengan baik, paket ini diketahui secara diam-diam menjatuhkan pesan ketika beban berat, dan menemukan target pesan dengan memindainya satu per satu waktu (yaitu, lambat).

Pertama, kebijakan Ubuntu tidak mengizinkan dua paket yang melakukan pekerjaan yang sama untuk berada di main 1. Dan, setiap paket yang sudah ada di main harus menghilangkan ketergantungannya pada dbus-daemon sebelum dbus-broker dapat ditambahkan. GDM, pengelola log-in GNOME, adalah pihak terakhir yang tidak memberikan izin.

Sama seperti 'kelebihan' Dracut di Ubuntu, Anda tidak akan melihat perubahan sama sekali. Canonical mengatakan dbus-broker menggunakan “protokol yang sama, file konfigurasi yang sama, kebijakan bus yang sama” seperti dbus-daemon, artinya aplikasi, lingkungan desktop, dan yang lainnya “tetap berfungsi seperti sebelumnya”.

Saat dbus-broker beralih ke main di Ubuntu 26. 10, paket dbus dan dbus-daemon yang lama harus dimasukkan ke kantong semesta, dan tidak lagi diinstal sebelumnya. Jika diperlukan sebagai ketergantungan untuk perangkat lunak lain (bukan yang utama), versi lama masih dapat ditarik.

Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di ekosistem Linux dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.

Baca sumber asli dari omgubuntu. co. uk