Tanda Peringatan Dini Serangan Rantai Pasokan Ada di Dark Web
Serangan rantai pasokan biasanya dibahas setelah serangan tersebut terlihat: paket berbahaya, pembaruan perangkat lunak yang disusupi, ekstensi berbahaya, atau pelanggaran yang melibatkan vendor tepercaya.
Sumber: bleepingcomputer. com
Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam perkembangan keamanan siber. Ini mungkin mengiklankan akses GitHub, repositori pribadi, kode sumber, kunci API, token OAuth, kredensial cloud, data CI/CD, atau kebocoran terkait vendor.
Serangan rantai pasokan biasanya dibahas setelah serangan tersebut terlihat: paket berbahaya, pembaruan perangkat lunak yang disusupi, ekstensi berbahaya, atau pelanggaran yang melibatkan vendor tepercaya. Namun sebelum suatu insiden mencapai tahap tersebut, tanda-tanda peringatan dini mungkin terlihat kurang jelas.
Di forum dan pasar bawah tanah, relevansi rantai pasokan tidak selalu muncul dalam label yang jelas. Sebuah postingan mungkin tidak mengatakan “serangan rantai pasokan” sama sekali. Ini mungkin mengiklankan akses GitHub, repositori pribadi, kode sumber, kunci API, token OAuth, kredensial cloud, data CI/CD, atau kebocoran terkait vendor.
Investigasi baru-baru ini yang dilakukan oleh peneliti Flare terhadap pos-pos bawah tanah menunjukkan bahwa meskipun sangat sulit untuk mengenalinya, seringkali ada tanda-tanda peringatan dini di bawah tanah untuk serangan rantai pasokan perangkat lunak bahkan sebelum dipublikasikan ke publik sebagai laporan insiden.
Serangan rantai pasokan perangkat lunak menargetkan alat, vendor, komponen perangkat lunak, layanan, atau proses tepercaya yang diandalkan oleh suatu organisasi, alih-alih menyerang organisasi secara langsung. Dalam perangkat lunak, hal ini dapat mencakup kompromi terhadap penyedia pihak ketiga, akun pengembang, repositori kode sumber, registri paket, saluran CI/CD, mekanisme pembaruan, plugin, atau integrasi SaaS.
Postingan yang ditinjau tidak membuktikan bahwa setiap penjualan akses bawah tanah merupakan ancaman rantai pasokan. Hal ini menunjukkan mengapa tim keamanan harus mengajukan pertanyaan yang lebih baik ketika mereka melihat postingan yang melibatkan kode sumber, akun pengembang, akses SaaS, kunci API, token OAuth, ekosistem paket, atau materi CI/CD.
Bagi para pembela HAM, hal ini berarti pemantauan rantai pasokan harus mencakup lebih dari sekedar pengungkapan kerentanan dan peringatan paket. Organisasi harus memperhatikan kredensial pengembang yang terekspos, akses GitHub dan GitLab, token registri paket, kebocoran repositori, rahasia CI/CD, kunci cloud, hibah OAuth, dan klaim yang melibatkan vendor atau penyedia perangkat lunak penting.
Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di perkembangan keamanan siber dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.