Saya pikir Windows 11 merusak GIF, tetapi alasan sebenarnya adalah Google diam-diam menghentikan layanan ini
Di Windows 11, jika GIF tiba-tiba menghilang dari panel emoji, masalahnya bukan disebabkan oleh pembaruan yang rusak. Hal ini disebabkan oleh layanan yang diandalkan oleh sistem operasi menghilang secara diam-diam.
Sumber: windowscentral. com
Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam ekosistem Windows. Di Windows 11, jika GIF tiba-tiba menghilang dari panel emoji, masalahnya bukan disebabkan oleh pembaruan yang rusak.
Di Windows 11, jika GIF tiba-tiba menghilang dari panel emoji, masalahnya bukan disebabkan oleh pembaruan yang rusak. Hal ini disebabkan oleh layanan yang diandalkan oleh sistem operasi menghilang secara diam-diam.
Mulai 30 Juni 2026, pengguna versi 24H2, 25H2, dan 26H1 mulai melihat pesan "Layanan GIF tidak tersedia" setelah menekan tombol Windows +. (titik) pintasan keyboard untuk membuka panel emoji. Microsoft kini telah mengonfirmasi bahwa masalah tersebut memengaruhi perangkat yang belum menginstal pembaruan opsional terbarunya, yang menggantikan layanan Tenor Google dengan GIPHY.
Ini bukan bug tradisional pada sistem operasi. Panel emoji mengandalkan Tenor API untuk mencari dan menampilkan GIF animasi, tetapi Google menghentikan layanan tersebut pada tanggal 30 Juni. Setelah API dimatikan, Windows 11 tidak memiliki tempat untuk mengambil GIF, sehingga fitur tersebut secara efektif offline.
“Mulai 30 Juni 2026, instal pembaruan Windows terbaru untuk terus menggunakan GIF di panel Emoji. Jika Anda tidak memperbarui, Anda akan melihat kesalahan 'layanan GIF tidak tersedia' di panel,” jelas Microsoft.
Ini adalah pengingat bahwa bahkan fitur bawaan pun semakin bergantung pada layanan online di luar kendali Microsoft. Ketika salah satu layanan tersebut hilang, fitur yang terlihat asli pada sistem operasi dapat berhenti berfungsi dalam semalam hingga Microsoft menyambungkannya ke layanan lain.
Di Windows 11, ketika fitur inti tiba-tiba berhenti berfungsi, reaksi default biasanya menganggap Microsoft merusak sesuatu di pembaruan terbaru. Namun, setelah melacak pembaruan selama bertahun-tahun, saya mengetahui bahwa sistem operasi sering kali (tidak selalu) terjebak dalam baku tembak perubahan layanan pihak ketiga.
Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di ekosistem Windows dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.