SAP dan Google Cloud menerapkan arsitektur perdagangan agen
artificialintelligence-news. com 20 Juni 2026 PT Shazfatech Digital Solution

SAP dan Google Cloud menerapkan arsitektur perdagangan agen

Penelitian SAP menunjukkan bahwa 78 persen bisnis menganggap AI penting untuk mempertahankan pelanggan pada tahun 2026.

2 menit baca AI 1 kali dibaca

Sumber: artificialintelligence-news. com

Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam perkembangan AI dan transformasi digital. SAP dan Google Cloud menerapkan arsitektur perdagangan agen untuk mengotomatiskan pemasaran multi-agen dan operasi ritel pada skala perusahaan.

Penelitian SAP menunjukkan bahwa 78 persen bisnis menganggap AI penting untuk mempertahankan pelanggan pada tahun 2026. Namun, data yang sama mengungkapkan kurang dari dua dari lima perusahaan berbagi data pelanggan di seluruh platform pengalaman pelanggan (37%) atau CRM (39%).

Mengatasi kegagalan data struktural ini memerlukan intervensi infrastruktur langsung. SAP dan Google Cloud memperluas kemitraan mereka untuk membangun arsitektur pengalaman pelanggan yang agen, menghubungkan data, AI, keterlibatan, dan operasi perdagangan.

Sistem perusahaan sering kali gagal ketika kampanye promosi memicu permintaan yang tidak dapat dipenuhi oleh inventaris fisik. Antarmuka frontend yang gagal melakukan sinkronisasi dengan sistem gudang backend sering kali menghentikan pembelian digital. Pengguna secara teratur mengeklik email promosi, memuat aplikasi seluler terkait, dan menerima pemberitahuan stok habis secara tiba-tiba saat checkout. Pembaruan pemenuhan mengalami penundaan yang parah, menyebabkan agen dukungan tidak memiliki gambaran operasional yang lengkap. SAP dan Google Cloud merekayasa solusi bersama mereka untuk memperbaiki kegagalan pengalaman pelanggan sistemik tertentu ini.

Model generatif tingkat lanjut menentukan keluaran kampanye pemasaran yang dilokalkan. Model Google Gemini, khususnya termasuk iterasi Nano Banana 2, memberikan keterampilan agen khusus. Model-model tersebut secara dinamis menghasilkan pesan yang dilokalkan, citra yang disesuaikan, dan variasi kampanye berdasarkan spesifikasi tepat yang disediakan oleh aliran data dua arah.

Departemen pemasaran mencapai efisiensi tinggi dengan mengabaikan eksekusi manual. Daripada mengonfigurasi parameter kampanye yang kaku, tim menetapkan tujuan bisnis dan menyediakan akses data perusahaan ke SAP Engagement Cloud. Agen otonom mengoordinasikan langkah-langkah yang diperlukan, mengelompokkan audiens berdasarkan analisis Google BigQuery, dan menghasilkan variasi konten tertentu melalui model Google Gemini.

Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di perkembangan AI dan transformasi digital dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.

Baca sumber asli dari artificialintelligence-news. com