Perusahaan teknologi kesehatan Xolis mengalami pelanggaran data yang berdampak pada 1, 4 juta orang
Perusahaan teknologi layanan kesehatan Xsolis mengatakan bahwa data sensitif milik hampir 1, 4 juta orang telah disusupi dalam serangan phishing yang memberikan penyerang akses ke jaringannya.
Sumber: bleepingcomputer. com
Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam perkembangan keamanan siber. Perusahaan teknologi layanan kesehatan Xsolis mengatakan bahwa data sensitif milik hampir 1, 4 juta orang telah disusupi dalam serangan phishing yang memberikan penyerang akses ke…
Perusahaan teknologi layanan kesehatan Xsolis mengatakan bahwa data sensitif milik hampir 1, 4 juta orang telah disusupi dalam serangan phishing yang memberikan penyerang akses ke jaringannya.
Xsolis adalah perusahaan layanan kesehatan yang berbasis di AS yang mengembangkan perangkat lunak bertenaga AI yang digunakan oleh lebih dari 600 rumah sakit dan perusahaan asuransi kesehatan untuk manajemen pemanfaatan, tinjauan kebutuhan medis, penentuan status pasien, perencanaan pemulangan, dan keputusan penggantian biaya.
Pada tanggal 22 Januari, perusahaan mendeteksi aktivitas tidak sah di jaringannya karena "serangan phishing yang ditargetkan" yang terjadi dua hari sebelumnya.
Xsolis mengatakan bahwa mereka mengambil tindakan segera untuk membendung pelanggaran tersebut dan meluncurkan penyelidikan dengan dukungan dari pakar keamanan siber eksternal.
“Pada tanggal 22 Januari 2026, Xsolis menyadari adanya aktivitas tidak sah yang berdampak pada sebagian kecil lingkungan Xsolis akibat serangan phishing yang ditargetkan pada tanggal 20 Januari 2026,” kata Xolis.
Contoh pemberitahuan pelanggaran data Xolis menyatakan bahwa perusahaan menyetel ulang kata sandi untuk semua pengguna dan akun utama, meningkatkan pemantauan sistem, dan menyelesaikan peluncuran langkah-langkah keamanan yang diperbarui.
Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di perkembangan keamanan siber dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.