Pabrik suku cadang iPhone di India menghadapi penyelidikan kontaminasi air baru
9to5mac. com 20 Juni 2026 PT Shazfatech Digital Solution

Pabrik suku cadang iPhone di India menghadapi penyelidikan kontaminasi air baru

Meskipun produsen suku cadang iPhone Tata mengatakan sampel air yang baru-baru ini dikumpulkan di dalam pabriknya di Hosur, India, tidak menunjukkan tanda-tanda kontaminasi, Reuters melaporkan bahwa pejabat kesehatan…

3 menit baca OS Mac 1 kali dibaca

Sumber: 9to5mac. com

Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam ekosistem Apple dan macOS. Meskipun produsen suku cadang iPhone Tata mengatakan sampel air yang baru-baru ini dikumpulkan di dalam pabriknya di Hosur, India, tidak menunjukkan tanda-tanda kontaminasi…

Meskipun produsen suku cadang iPhone Tata mengatakan sampel air yang baru-baru ini dikumpulkan di dalam pabriknya di Hosur, India, tidak menunjukkan tanda-tanda kontaminasi, Reuters melaporkan bahwa pejabat kesehatan setempat masih menyelidiki keluhan dari petani terdekat. Berikut rinciannya.

Bulan lalu, pemasok Apple Tata diperingatkan tentang kemungkinan penutupan salah satu pabrik komponen iPhone di India, setelah Dewan Pengendalian Pencemaran Tamil Nadu menuduh bahwa air limbah dari fasilitas tersebut telah mencemari air tanah di pertanian yang berdekatan.

Namun, tampaknya penyelidikan seputar dugaan kontaminasi belum berakhir. Berdasarkan laporan baru dari Reuters, “pejabat kesehatan di distrik tersebut telah melakukan penyelidikan mereka sendiri setidaknya sejak akhir bulan Mei setelah para petani mengeluh tentang pabrik tersebut, yang dibuka pada tahun 2021 dan membuat penutup belakang iPhone dan beberapa bagian lainnya.”

Pemeriksaan kesehatan menemukan bahwa kotoran dari pabrik Tata telah menyebabkan “bau busuk yang menyengat” dan menyebabkan air “tidak layak untuk diminum oleh hewan”, menurut surat tertanggal 27 Mei yang dikirim oleh Anish Parvin, petugas medis pemerintah di desa Ullugurukkai, tempat pabrik tersebut berada, kepada Institut Pengendalian Vektor dan Zoonosis yang dikelola negara di Hosur. “Air limbah yang dikeluarkan dari Tata Electronics… telah terakumulasi di lahan pertanian terdekat dan mencemari air bersih yang ada di sumur-sumur di dekatnya,” demikian bunyi surat tersebut, yang tidak bersifat publik tetapi telah ditinjau oleh Reuters. “Juga dilaporkan bahwa orang-orang mengalami masalah kesehatan terkait kulit akibat kontaminasi ini.”

Reuters juga memperoleh laporan laboratorium yang menunjukkan bahwa dua sampel air yang dikumpulkan dari peternakan terdekat dinyatakan positif mengandung E. coli, “bakteri yang ditemukan dalam limbah yang mengindikasikan kontaminasi tinja pada pasokan air.”

Terakhir, akun Reuters juga menyertakan foto seorang petani yang memegang segenggam air hijau keruh yang dikumpulkan dari ladangnya di dekat pabrik Tata, dan mengatakan baik Apple maupun Tata tidak menanggapi permintaan komentar mengenai penyelidikan baru tersebut.

Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di ekosistem Apple dan macOS dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.

Baca sumber asli dari 9to5mac. com