Nissan mengungkapkan pelanggaran data karyawan terkait dengan serangan zero-day Oracle
bleepingcomputer. com 30 Juni 2026 PT Shazfatech Digital Solution

Nissan mengungkapkan pelanggaran data karyawan terkait dengan serangan zero-day Oracle

Nissan memperingatkan bahwa mereka mengalami pelanggaran data yang mempengaruhi karyawan saat ini dan mantan karyawan setelah pelaku ancaman mengeksploitasi kerentanan Oracle PeopleSoft dalam serangan pencurian data…

2 menit baca Security 1 kali dibaca

Sumber: bleepingcomputer. com

Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam perkembangan keamanan siber. Nissan memperingatkan bahwa mereka mengalami pelanggaran data yang mempengaruhi karyawan saat ini dan mantan karyawan setelah pelaku ancaman mengeksploitasi kerentanan Oracle…

Nissan memperingatkan bahwa mereka mengalami pelanggaran data yang mempengaruhi karyawan saat ini dan mantan karyawan setelah pelaku ancaman mengeksploitasi kerentanan Oracle PeopleSoft dalam serangan pencurian data yang sebelumnya terkait dengan kelompok pemerasan ShinyHunters.

Dalam pemberitahuan pelanggaran yang diajukan ke Kantor Kejaksaan Agung California, Oracle mengatakan serangan pencurian data ini berdampak pada ratusan perusahaan dan Nissan secara khusus menjadi sasaran kampanye tersebut.

“Oracle telah memberi tahu kami bahwa ada peristiwa dunia maya dan bahwa catatan personel ratusan perusahaan mungkin telah diperoleh oleh pihak yang disebut sebagai pelaku ancaman. Sejak saat itu, kami mengetahui bahwa Nissan secara khusus menjadi sasaran serangan ini.”

Nissan mengatakan pihaknya mengaktifkan respons insiden setelah mengetahui pihaknya mengalami pelanggaran data, melibatkan pakar keamanan siber eksternal, mengamankan sistem yang terkena dampak, dan bekerja sama dengan Oracle untuk mengatasi masalah tersebut.

Seperti yang pertama kali dilaporkan, pelaku ancaman mengeksploitasi kerentanan zero-day di Oracle PeopleSoft untuk membobol instance dan mencuri data.

Meskipun Oracle masih belum mengonfirmasi secara terbuka bahwa kelemahan tersebut telah dieksploitasi, Mandiant kemudian mengonfirmasi bahwa pelaku ancaman mengeksploitasi kerentanan Oracle PeopleSoft CVE-2026-35273 sebagai zero-day dalam serangan pencurian data antara tanggal 27 Mei dan 9 Juni.

Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di perkembangan keamanan siber dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.

Baca sumber asli dari bleepingcomputer. com