Mount Royal University mengkonfirmasi pelanggaran seperti yang diklaim oleh peretas
Dalam pembaruan yang dipublikasikan di situsnya, MRU menyatakan bahwa mereka telah melibatkan tim teknis dan pakar keamanan siber eksternal untuk menyelidiki insiden tersebut dan mendukung upaya pemulihan setelah…
Sumber: bleepingcomputer. com
Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam perkembangan keamanan siber. Mount Royal University di Calgary mengatakan peretas mencuri dan kemudian menghapus data dari sistem penyimpanan file setelah melanggar jaringan universitas.
Dalam pembaruan yang dipublikasikan di situsnya, MRU menyatakan bahwa mereka telah melibatkan tim teknis dan pakar keamanan siber eksternal untuk menyelidiki insiden tersebut dan mendukung upaya pemulihan setelah serangan siber pada 17 Juni.
Sejauh ini, penyelidikan mengkonfirmasi bahwa penyerang mencuri data yang disimpan di drive yang digunakan oleh siswa dan karyawan untuk penyimpanan file, dan salinan aslinya dihapus untuk mengganggu operasi pemulihan.
Serangan MRU diklaim oleh kelompok ancaman CMD Organization, yang telah menerbitkan sampel data yang diduga dicuri, termasuk pindaian paspor dan dokumen sensitif lainnya.
MRU mengatakan bahwa pemulihan sistem yang terkena dampak mungkin memerlukan waktu antara beberapa minggu hingga bulan dan akan memberikan pembaruan segera setelah rincian baru tersedia.
Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di perkembangan keamanan siber dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.