Microsoft secara tidak sengaja membuat Surface yang lebih baik dengan gagal dalam persyaratan AI-nya sendiri
Microsoft baru saja mengumumkan versi baru Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci. Namun alih-alih peningkatan spesifikasi atau penyegaran desain, PC baru ini memiliki fitur RAM 8GB.
Sumber: windowscentral. com
Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam ekosistem Windows. Namun alih-alih peningkatan spesifikasi atau penyegaran desain, PC baru ini memiliki fitur RAM 8GB.
Microsoft baru saja mengumumkan versi baru Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci. Namun alih-alih peningkatan spesifikasi atau penyegaran desain, PC baru ini memiliki fitur RAM 8GB.
Krisis komponen yang sedang berlangsung telah menyebabkan beberapa pembuat PC menawarkan laptop dengan RAM hanya 8 GB, dan kelompok tersebut kini mencakup Microsoft.
Dengan hanya memiliki RAM 8 GB, PC Surface baru tidak memenuhi persyaratan minimum PC Copilot+. Akibatnya, tidak ada PC yang dilengkapi atau mendukung fitur seperti Recall atau Click To Do.
Banyak fitur Copilot+ PC yang membutuhkan banyak sumber daya, itulah sebabnya PC memerlukan lebih banyak memori. Dengan tidak menyertakan fitur-fitur tersebut, Microsoft hampir secara tidak sengaja membuat pengalaman Surface lebih ramping dan efisien.
Karena krisis memori yang sedang berlangsung, pembuat PC telah memperkenalkan kembali laptop dengan RAM 8GB. Ketika Acer mengumumkan Swift Air 14, banyak yang dengan cepat mengkritik RAM 8GB-nya.
Surface Pro 12 dan Surface Laptop 8 baru yang diumumkan awal bulan ini adalah PC Copilot+, tetapi brandingnya tidak banyak ditampilkan oleh Microsoft.
Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di ekosistem Windows dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.