Hacker DraftKings 'Snoopy' dijatuhi hukuman 18 bulan penjara
Seorang anak berusia 21 tahun yang menggunakan nama samaran "Snoopy" dijatuhi hukuman 18 bulan penjara karena perannya dalam meretas akun DraftKings dalam serangan siber November 2022.
Sumber: bleepingcomputer. com
Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam perkembangan keamanan siber. Seorang anak berusia 21 tahun yang menggunakan nama samaran "Snoopy" dijatuhi hukuman 18 bulan penjara karena perannya dalam meretas akun DraftKings dalam serangan siber November…
Seorang anak berusia 21 tahun yang menggunakan nama samaran "Snoopy" dijatuhi hukuman 18 bulan penjara karena perannya dalam meretas akun DraftKings dalam serangan siber November 2022.
Pada bulan Desember 2025, pria tersebut, Nathan Austad dari Minnesota, mengaku bersalah atas konspirasi untuk melakukan intrusi komputer, mengakui bahwa dia dan rekan konspiratornya menyusupi 60.000 akun pengguna DraftKings.
Pada November 2022, DraftKings mengungkapkan bahwa peretas mengakses akun pelanggan melalui serangan pengisian kredensial yang mengeksploitasi kata sandi yang lemah atau menggunakan kembali kredensial login.
Pada saat itu, DraftKings melaporkan bahwa kurang dari $300.000 telah dicuri dari pelanggan yang terkena dampak. Sebulan kemudian, perusahaan mengungkapkan bahwa 67.995 akun pelanggan telah disusupi dalam serangan tersebut.
Pada Januari 2024, jaksa mendakwa tersangka tambahan atas serangan siber, termasuk Kamerin Stokes (“TheMFNPlug”) dan Nathan Austad (“Snoopy”).
Selain hukuman penjara, Austad menerima tiga tahun pembebasan dengan pengawasan dan diperintahkan untuk membayar denda $463.684 dan restitusi $1.327. 061.
Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di perkembangan keamanan siber dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.