Google Mengganggu Jaringan Proxy Perumahan NetNut yang Mencakup 2 Juta Perangkat Rumah
thehackernews. com 3 Juli 2026 PT Shazfatech Digital Solution

Google Mengganggu Jaringan Proxy Perumahan NetNut yang Mencakup 2 Juta Perangkat Rumah

Bekerja sama dengan FBI, Lumen, dan lainnya, Threat Intelligence Group (GTIG) Google mengatakan minggu ini bahwa pihaknya telah mengurangi jutaan perangkat yang dapat digunakan di jaringan tersebut.

2 menit baca Tools Cyber Security 1 kali dibaca

Sumber: thehackernews. com

Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam perkembangan alat dan strategi keamanan siber. Google telah menurunkan NetNut secara signifikan, salah satu jaringan terbesar yang mengubah perangkat rumah menjadi relay sewaan untuk lalu lintas orang lain.

Bekerja sama dengan FBI, Lumen, dan lainnya, Threat Intelligence Group (GTIG) Google mengatakan minggu ini bahwa pihaknya telah mengurangi jutaan perangkat yang dapat digunakan di jaringan tersebut.

Jaringan proxy perumahan menjual akses ke alamat internet rumah sebenarnya. Penyerang membayar untuk mengarahkan lalu lintas mereka melalui koneksi Anda sehingga terlihat seperti penjelajahan rumah biasa, bukan lalu lintas pusat data yang cenderung diblokir oleh alat keamanan.

Untuk membangun kumpulan tersebut, operator memerlukan kode mereka untuk dijalankan di perangkat rumah. Beberapa perangkat dikirimkan bersama perangkat keras yang sudah diinstal sebelumnya pada perangkat keras murah di luar merek; yang lain mengambilnya ketika seseorang memasang aplikasi gratis yang menyembunyikannya. Setelah dijalankan, perangkat tersebut menjadi "simpul keluar", sebuah pintu yang dilalui lalu lintas orang lain.

Google mengatakan node keluar membawa lalu lintas luar ke dalam jaringan rumah, memberikan penyerang pijakan untuk menjangkau perangkat lain di dalamnya. Beberapa gadget rumahan ini juga telah ditarik ke dalam botnet serangan besar seperti Mirai dan Badbox 2. 0.

Pada bulan Januari, Google dan mitranya mengganggu IPIDEA, jaringan berbasis di Tiongkok yang pada puncaknya merupakan salah satu jaringan terbesar dari jenisnya. Pada Juli 2025, Google menggugat operator Badbox 2. 0 ke pengadilan, botnet perangkat Android TV yang dibajak yang komponennya tumpang tindih dengan Popa. Setiap saat, jaringan tersebut terbukti keras kepala.

Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di perkembangan alat dan strategi keamanan siber dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.

Baca sumber asli dari thehackernews. com