Emisi Microsoft baru saja melonjak 25% karena ukuran pusat data AI semakin meningkat
windowscentral. com 11 Juli 2026 PT Shazfatech Digital Solution

Emisi Microsoft baru saja melonjak 25% karena ukuran pusat data AI semakin meningkat

Pusat Data Fairwater Microsoft adalah salah satu pusat data terkuat di dunia. Ini adalah salah satu dari banyak pusat data yang berkontribusi terhadap lonjakan emisi karbon Microsoft.

3 menit baca OS Windows 1 kali dibaca

Sumber: windowscentral. com

Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam ekosistem Windows. Pusat Data Fairwater Microsoft adalah salah satu pusat data terkuat di dunia.

Pusat Data Fairwater Microsoft adalah salah satu pusat data terkuat di dunia. Ini adalah salah satu dari banyak pusat data yang berkontribusi terhadap lonjakan emisi karbon Microsoft. Laporan keberlanjutan terbaru Microsoft memicu klaim bahwa perusahaan tersebut menghasilkan 34 juta metrik ton emisi karbon dalam satu tahun. Angka itu tidak pernah dilaporkan oleh perusahaan. Apa yang sebenarnya ditunjukkan dalam laporan tersebut adalah peningkatan sebesar 25 persen dari tahun ke tahun yang didorong oleh perluasan pusat data AI dan keputusan Microsoft untuk berhenti membeli sertifikat energi terbarukan yang tidak dibundel.

Emisi nyata vs perkiraan emisi Ketika saya pertama kali membaca liputan seputar Laporan Keberlanjutan Lingkungan Microsoft, sepertinya ada kasus yang jelas bahwa AI merugikan planet ini dan raksasa teknologi dengan tidak berperasaan merusak lingkungan. Saya siap untuk menulis artikel yang menyerukan Microsoft untuk menetapkan tujuan netral karbon dan kemudian meningkatkan emisi karbon sebesar 25% dalam satu tahun.

Saya ingin memperjelas, pusat data AI memang menghasilkan emisi karbon yang tinggi. Microsoft bukannya tidak bersalah dalam hal penggunaan energi atau polusi. Saya pikir masih banyak lagi yang bisa dilakukan perusahaan untuk membantu lingkungan. Saya juga berpendapat ada beberapa data yang disalahpahami yang merembes ke media sosial dan seluruh web.

Garis padat mewakili emisi gas rumah kaca yang dilaporkan Microsoft (Cakupan 1, 2, dan 3) untuk TA20–TA25, yang disusun sesuai dengan Protokol GRK dan kriteria manajemen, serta menggunakan pendekatan emisi berbasis pasar. Garis putus-putus mewakili skenario kontrafaktual ilustratif dari perkiraan emisi yang telah dipilih, inisiatif pengurangan karbon terpisah yang belum dilakukan. Inisiatif ini mencakup peningkatan efisiensi energi untuk konsol XBOX, pembelian energi terbarukan, bahan bakar penerbangan berkelanjutan (SAF) dan sertifikat bahan bakar laut berkelanjutan (SMF), dan dekarbonisasi rantai pasokan perangkat Surface. Perbedaan antara kedua garis tersebut adalah perkiraan emisi yang dapat dihindari melalui inisiatif spesifik ini jika dibandingkan dengan skenario tanpa adanya inisiatif tersebut. Perkiraan ini bersifat terarah, tidak mewakili keseluruhan cakupan upaya dekarbonisasi Microsoft, dan bukan merupakan bagian dari laporan inventarisasi gas rumah kaca.

Pada dasarnya, grafik tersebut menunjukkan emisi aktual Microsoft dan perkiraan kasar berapa banyak emisi yang akan dihasilkan perusahaan jika Microsoft tidak mengambil langkah-langkah untuk mengurangi jejak karbonnya. Namun Microsoft memang mengambil langkah tersebut. Microsoft tidak memiliki 34 juta metrik ton emisi karbon pada tahun lalu. Angka emisi sebenarnya adalah 20 juta metrik ton.

Emisi karbon Microsoft meningkat sebesar 25% dalam satu tahun. Peningkatan ini terutama didorong oleh perluasan infrastruktur pusat data yang dilakukan Microsoft dan fakta bahwa perusahaan tersebut menghentikan pembelian sertifikat energi terbarukan yang tidak dibundel.

Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di ekosistem Windows dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.

Baca sumber asli dari windowscentral. com