CISA Memperingatkan Pelanggan Fortinet saat FortiBleed Mencapai 86.644 Perangkat FortiGate
Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS (CISA) pada hari Kamis mendesak pelanggan Fortinet yang menggunakan peralatan FortiGate untuk mengambil langkah-langkah untuk mengamankan terhadap aktivitas berbahaya yang…
Sumber: thehackernews. com
Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam perkembangan alat dan strategi keamanan siber. Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS (CISA) pada hari Kamis mendesak pelanggan Fortinet yang menggunakan peralatan FortiGate untuk mengambil langkah-langkah untuk mengamankan…
Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur AS (CISA) pada hari Kamis mendesak pelanggan Fortinet yang menggunakan peralatan FortiGate untuk mengambil langkah-langkah untuk mengamankan terhadap aktivitas berbahaya yang sedang berlangsung yang ditujukan pada ribuan perangkat yang dapat diakses internet.
Kampanye besar-besaran tersebut, yang diyakini merupakan hasil kerja aktor ancaman berbahasa Rusia, diberi nama sandi FortiBleed. Jumlah perangkat yang disusupi mencapai 86.644 pada 19 Juni 2026.
Pelaku ancaman mencoba membuat daftar kata sandi Fortinet yang bocor terhadap perangkat di internet.
Pusat Keamanan Siber Nasional (NCSC) Inggris menggambarkan FortiBleed sebagai kampanye global yang menargetkan firewall Fortinet dan gateway VPN yang terhubung ke internet menggunakan metode seperti brute force, serangan kamus, dan penjejalan kredensial.
Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan kepada The Hacker News, juru bicara Fortinet mengatakan "data yang terlibat kemungkinan merupakan pembagian ulang data dari insiden sebelumnya, serta pemaksaan kredensial, dan tidak terkait dengan insiden atau peringatan apa pun saat ini," dan mendesak organisasi untuk mengikuti praktik terbaik, termasuk merotasi kredensial keamanan secara teratur dan mengaktifkan otentikasi multi-faktor (MFA).
Insiden FortiBleed pertama kali terungkap minggu lalu setelah peneliti keamanan Volodymyr "Bob" Diachenko menemukan server yang berisi database kredensial login yang berfungsi untuk ribuan firewall dan gateway VPN di 194 negara. Menurut SOCRadar, server juga menyiapkan alat penyerang dan skrip otomatisasi.
Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di perkembangan alat dan strategi keamanan siber dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.