AS melonggarkan pembatasan akses Apple ke chip AI dan peralatan pusat data di UEA
Apple merupakan salah satu dari delapan perusahaan AS yang kini dapat membawa chip komputasi canggih, server, dan teknologi terkontrol lainnya ke UEA tanpa harus mengajukan izin ekspor individual. Inilah maksudnya.
Sumber: 9to5mac. com
Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan penting dalam ekosistem Apple dan macOS. Apple merupakan salah satu dari delapan perusahaan AS yang kini dapat membawa chip komputasi canggih, server, dan teknologi terkontrol lainnya ke UEA tanpa harus mengajukan izin…
Apple merupakan salah satu dari delapan perusahaan AS yang kini dapat membawa chip komputasi canggih, server, dan teknologi terkontrol lainnya ke UEA tanpa harus mengajukan izin ekspor individual. Inilah maksudnya.
Seperti yang terlihat oleh Reuters, Departemen Perdagangan AS melonggarkan pembatasan ekspor untuk Uni Emirat Arab, memberikan akses yang lebih mudah bagi perusahaan-perusahaan yang disetujui ke perangkat keras komputasi canggih tertentu dan teknologi terkontrol lainnya.
“Perusahaan AI tertentu yang berkantor pusat di AS dan anak perusahaan mereka yang berbasis di UEA […] dapat, sebagaimana ditentukan, menerima item komputasi canggih tanpa lisensi […] dan menerima semua item lain yang memenuhi syarat sesuai dengan penggunaan penuh License Exception STA.”
Apple adalah salah satu dari delapan perusahaan yang berkantor pusat di AS yang tercakup dalam aturan baru ini, bersama Amazon, Google, Meta, Microsoft, OpenAI, Oracle, dan xAI. Otorisasi tersebut mencakup “item komputasi tingkat lanjut” yang diatur oleh pasal 742. 6(a)(6)(iii)(A)-(B) Peraturan Administrasi Ekspor.
Singkatnya, peraturan ini mengatur kapan perusahaan memerlukan persetujuan A. S. untuk mengekspor, mengekspor ulang, atau mentransfer chip komputasi canggih, server, dan sistem lain yang mencakup chip tersebut, serta perangkat lunak dan teknologi yang ditunjuk. Mereka juga memperhitungkan siapa yang pada akhirnya menerima dan menggunakan barang-barang tersebut, dan untuk tujuan apa.
Berdasarkan peraturan baru ini, Apple dan anak-anak perusahaannya (bersama dengan perusahaan lain yang disebutkan dalam dokumen) dapat menerima chip, server, perangkat lunak, dan teknologi komputasi canggih yang dilindungi di operasi mereka di UEA tanpa mengajukan permohonan lisensi individual, asalkan mereka adalah penerima dan pengguna akhir yang disetujui.
Secara keseluruhan, perkembangan ini memberi gambaran tentang arah terbaru di ekosistem Apple dan macOS dan alasan mengapa topik ini tetap relevan untuk terus dipantau.